spin 707 Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengatakan timnya berambisi menghentikan rekor buruk ketika bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri,spin 707 Samarinda, Sabtu malam.
Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, Tavares menjelaskan dirinya mengetahui bahwa Persebaya Surabaya sudah tidak menang di Segiri hampir tujuh tahun.
Melihat kondisi itu, pelatih asal Portugal tersebut menaruh perhatian besar pada detail permainan timnya karena ia sadar bahwa catatan Persebaya Surabaya saat bermain di Samarinda tidak berpihak pada Bajol Ijo.
"Jika melihat sejarah pertemuan antara Borneo dan Persebaya, terakhir kali Persebaya menang di Samarinda adalah pada 23 Juni 2019, hampir tujuh tahun lalu. Itu waktu yang sangat lama. Artinya Borneo sangat kuat ketika bermain di kandang," jelas Tavares.
Baca juga: Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib
Persebaya Surabaya terakhir kali menang di kandang Borneo terjadi pada 2019 dan ketika itu Bajul Ijo berhasil mengemas kemenangan tipis 2-1, masih menjadi satu-satunya kemenangan mereka dalam beberapa tahun terakhir di Segiri.
Tavares mengakui bahwa Borneo FC merupakan salah satu tim yang sulit ditaklukkan di kompetisi musim ini dan kekuatan Pesut Etam terlihat dari konsistensi permainan dan kemampuan meraih hasil positif, termasuk saat bermain di laga tandang.
Pelatih berkebangsaan Portugal itu menambahkan jika ia meminta anak-anak asuhnya mesti waspada terhadap kekuatan Borneo FC.
"Kami tahu Borneo adalah tim yang kuat, kami melihat pertandingan terakhir mereka, dan kami melihat hasil bagus yang mereka dapatkan di kandang Persija," jelas Tavares.
"Bagi kami, yang terpenting adalah bermain sebagai tim dengan sikap yang baik dan fokus sepanjang 90 menit," pungkasnya.
Baca juga: Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
Baca juga: Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
(责任编辑:politik)
- ·Persebaya tampil tanpa beban hadapi juara bertahan Persib
- ·TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- ·Persis Solo jaga asa bertahan setelah kalahkan Persik 2
- ·Fabio Lefundes soroti fasilitas dan jadwal liga saat Ramadan
- ·Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- ·Malut United evaluasi lini pertahanan setelah imbang 3
- ·Donny Warmerdam senang kembali bermain setelah cedera lama
- ·Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·Beckham Putra doakan Febri Hariyadi segera pulih dari cedera
- ·Persik petik poin penuh di kandang setelah bekuk PSBS 2
- ·Libas Persebaya 5
- ·Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- ·Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United
- ·Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya
- ·Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng
- ·Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha
- ·Pelatih Persib enggan komentar banyak usai imbang 2
- ·Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- ·PSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 4
- ·PSIM tak khawatir Ze Valente absen hadapi Semen Padang













