vava 4d Semen Padang tahan imbang 10 pemain PSIM Yogyakarta
Padang (ANTARA) - Kesebelasan Semen Padang FC menahan imbang PSIM Yogyakarta dengan skor akhir 0-0 dalam lanjutan BRI Super League pekan Ke-24 yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim,vava 4d Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu malam.
"Permainan berakhir 0-0 dan ini hasil yang tidak kita inginkan karena kita banyak sekali punya peluang," kata pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic usai laga.
Dejan mengaku kecewa banyaknya peluang emas yang didapatkan anak asuhnya namun tidak satu pun yang berhasil membuahkan gol. Di babak kedua, pelatih berkebangsaan Serbia tersebut mengganti strategi namun langkah itu juga tidak memberikan hasil positif.
Pada awal-awal babak pertama Semen Padang FC mendapatkan beberapa kali peluang emas namun tidak berhasil dikonversi menjadi gol. Peluang pertama lahir di menit keempat lewat tendangan bebas yang dilepaskan oleh Angelo Meneses.
Sepakan kaki kanan pemain belakang Kabau Sirah tersebut melambung tipis di atas mistar gawang PSIM Yogyakarta yang dikawal oleh Cahya Supriadi. Tak berselang lama, anak asuh Dejan Antonic kembali mendapatkan kans mencetak gol lewat aksi solo Kasim Botan.
Baca juga: PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
Baca juga: PSIM tak khawatir Ze Valente absen hadapi Semen Padang
Pemain bernomor punggung 22 tersebut berhasil lepas dari jebakan offside sebelum melepaskan tendangan yang meluncur deras di sisi kanan gawang PSIM Yogyakarta. Beberapa menit kemudian, tim tuan rumah kembali mendapatkan sejumlah peluang salah satunya lewat tendangan Firman Juliansyah namun sepakannya masih bisa dihalau barisan pemain belakang tim tamu.
Pada menit Ke-36 petaka datang bagi PSIM Yogyakarta setelah wasit Naufal Adya Fairuski menghukum Fahreza Sudin dengan kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Samuel Simanjuntak. Dalam pertandingan itu, Samuel langsung ditandu tim medis dan dilarikan dengan ambulans untuk mendapatkan penanganan intensif.
Pada babak kedua anak asuh Dejan Antonic bermain lebih tenang dan rapi. Sementara, Laskar Mataram julukan PSIM Yogyakarta lebih banyak menunggu kesempatan dan sesekali melakukan serangan balik ke jantung pertahanan Semen Padang FC.
PSIM Yogyakarta bukan tanpa perlawanan dalam laga tersebut. Satu tendangan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan anak asuh Jacobus Johannes Martinus nyaris berbuah gol. Beruntung bagi Semen Padang FC aksi gemilang Rendy Oscario berhasil menepis bola dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Hingga tambahan waktu empat menit di penghujung babak kedua, kedua tim sama-sama tidak mampu menjebloskan si kulit bundar. Dengan hasil itu Semen Padang kini masih tertahan di zona degradasi, atau menempati urutan Ke-16 hasil dari 24 pertandingan BRI Super League musim 2025-2026. Sementara, PSIM Yogyakarta berada di urutan kedelapan.
Baca juga: Persebaya Surabaya imbang lawan Persib Bandung 2-2
Baca juga: Persita curi tiga poin penuh dari markas PSM Makassar
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
(责任编辑:teknologi)
- ·Mauricio Souza sepakat dengan keluhan pelatih Borneo
- ·Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng
- ·Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
- ·Garnacho: Laga kontra Wrexham salah satu yang tersulit bagi Chelsea
- ·Pelatih Persib: Laga lawan Persebaya akan berlangsung sengit
- ·Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United
- ·OKI kecam peningkatan kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat
- ·OKI kecam peningkatan kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat
- ·Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- ·TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
- ·Gustavo Franca: Malut United siap raih tiga poin hadapi PSM Makassar
- ·Prabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis global
- ·Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- ·Persik siap hadapi Persis untuk kembali ke jalur kemenangan
- ·Garnacho: Laga kontra Wrexham salah satu yang tersulit bagi Chelsea
- ·PSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 4
- ·Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
- ·Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib
- ·Iran klaim gelombang serangan ke
- ·Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan












